Oleh Heri Faisal
Tak sekadar menyalurkan hobi, anak-anak Jingga Radio, Universitas Andalas (Unand) telah mengubah diri memasuki dunia profesional. Ya, sejak 2004 silam radio yang genap menginjak usia 12 tahun pada 11 November nanti, statusnya bukan lagi unit kegiatan mahasiswa (UKM). Tetapi, sudah merupakan sebuah unit usaha di bawah PT Radio Jingga yang sahamnya dimiliki oleh kampus.
“Otomatis kita harus berjibaku mengembangkan marketing-nya,” kata Engla Puspita, tim marketing radio Jingga kepada Padang Ekspres beberapa waktu lalu. Menurutnya, radio Jingga dikelola seperti kebanyakan radio umum yang beredar luas di masyarakat. Hanya yang menjadi pembeda, Jingga 100 persen digawangi oleh mahasiswa sebagai pengurus dan pengelola.
“Paling tua anggota sekarang ini angkatan 2007, sisanya anak-anak baru semua,” sebut Engla. Saat ini, anggota Jingga berjumlah 21 orang. Dalam waktu dekat, akan dilakukan perekrutan anggota baru lagi.
Tak sekadar menyalurkan hobi, anak-anak Jingga Radio, Universitas Andalas (Unand) telah mengubah diri memasuki dunia profesional. Ya, sejak 2004 silam radio yang genap menginjak usia 12 tahun pada 11 November nanti, statusnya bukan lagi unit kegiatan mahasiswa (UKM). Tetapi, sudah merupakan sebuah unit usaha di bawah PT Radio Jingga yang sahamnya dimiliki oleh kampus.
Iswatul Hasanah, Aditia Anugraha, Rini Febria, dan Albhika Helizafani kompak dimana saja. Apalagi di sekre mereka, radio Jingga, Auditorium Unand (f/sy ridwan)
“Otomatis kita harus berjibaku mengembangkan marketing-nya,” kata Engla Puspita, tim marketing radio Jingga kepada Padang Ekspres beberapa waktu lalu. Menurutnya, radio Jingga dikelola seperti kebanyakan radio umum yang beredar luas di masyarakat. Hanya yang menjadi pembeda, Jingga 100 persen digawangi oleh mahasiswa sebagai pengurus dan pengelola.
“Paling tua anggota sekarang ini angkatan 2007, sisanya anak-anak baru semua,” sebut Engla. Saat ini, anggota Jingga berjumlah 21 orang. Dalam waktu dekat, akan dilakukan perekrutan anggota baru lagi.


