Minggu, 14 Agustus 2011

Patuhi Aturan Bukan Karena Polisi

Oleh Heri Faisal


Dua gadis dan jaka itu selalu tersenyum meski panas menyengat kulit putihnya. Dengan sabar, empat duta lalu lintas Sumbar ini membagikan bunga dan stiker tentang safety riding kepada pengendara beberapa waktu lalu.
Memberikan bunga memang bagian dari tugasnya sebagai duta lalu lintas. Tingginya kecelakaan, menurut Imelda Hardi, bukan untuk dihujat, tetapi mesti diselesaikan dengan perlahan. Bunga, menurutnya, simbol untuk menarik orang untuk mulai memperhatikan lalu lintas. 

Duta Lalu Lintas Sumbar, Imelda Hardi, menyapa dan memberikan bunga kepada pengendara di Jl Bagindo Aziz Chan, Padang (f/padek)

Ditanya apakah pernah melanggar rambu-rambu lalu lintas? Imelda tersipu. “Setiap kita, barangkali pernah melanggar aturan itu,” ujarnya berdiplomasi.

Duta Lalu Lintas Polresta Padang 2010 dan Duta Lalu Lintas Polda Sumatera Barat 2010 mengaku sebelum menjadi duta, pernah melanggar rambu-rambu lalu lintas. ”Waktu itu aku pernah menerobos lampu merah, tapi sekali itu aja,” katanya dengan muka merah mengenang kesalahannya.

Rivalitas Memanas

Fans Man. United vs Fans Barcelona

Oleh Heri Faisal


Final Liga Champions Eropa 2011 mempertemukan dua klub sepakbola terbaik dunia, Manchester United dan Barcelona yang digelar Sabtu (28/5) atau Minggu (29/5) dini hari waktu Indonesia dipercaya berlangsung panas. Meski digelar nun jauh di Wembley sana, hawa panasnya terasa begitu dekat dalam diri Dira Kurnia Sari, 22, fans United dan Nanda Andrean, penggemar sejati Barcelona.

Dira gemar mengoleksi sweater berlogo setan merah. Wajahnya pun ikut memerah, semerah pernak-pernik United koleksi pribadi yang ditunjukkannya kepada Padang Ekspres saat datang mengunjungi rumah kosnya di Airtawar beberapa hari lalu. Sudah 1,5 tahun gadis yang mengidolakan Wayne Rooney ini berkubang mengumpulkan apa saja yang berbau United. Ada belasan sweater, baju kaos, mainan kunci, poster, sticker, handuk, casing handphone, hingga bantal tidur.


Nanda Andrean (Fans Barcelona) dan Dira Kurnia Sari (Fans United), sama-sama optimis tim kesayangan mereka memenangi final Liga Champions di Wembley. (f/ sy ridwan)

Meski sudah punya koleksi sebanyak itu, Dira tetap berencana membeli apa saja yang berhubungan dengan MU. Kecintaannya pada klub tersebut sudah demikian besar, sampai pernah merasa kecewa begitu dalam.

Jumat, 01 April 2011

Lebih Dekat ke Online

Oleh Heri Faisal

Kalau bicara online, saya bisa dikatakan orang yang gaptek (gagap teknologi), istilah yang lima tahun terakhir begitu populer di Padang. Perkenalan saya dengan online baru terjadi sejak status saya berubah jadi mahasiswa sejak 2006 lalu. Itu pun baru sekedar mencari bahan-bahan perkualiahan di internet, lalu pandai bikin e-mail, bikin blog, dan facebook.

Akhir 2008 lalu, ketika saya bergabung dengan sebuah organisasi media di kampus, saya dipercaya memegang jabatan Manajer Event Organizer. Sesuatu yang baru buat saya. Tugasnya mengelola berbagai kegiatan organisasi, kasarnya bikin acara. 

Andika Destika Khagen, saat ini wartawan Harian Haluan, usul ke saya untuk angkatkan seminar soal Citizen Journalism. Saya tak begitu paham. Kami diskusi sampai beberapa hari. Fenomena ini memang sedang hangat di media. Padang Ekspres dan Singgalang konsisten menyediakan rubrik ini di halaman minggunya.

Yusrizal KW (di tengah, berkaca mata) dan AR. Rizal bersama kru Ganto setelah Seminar Citizen Journalism di Auditorium UNP, Minggu, 3 Mei 2009 (f/ganto)